RIAU, PEKANBARU -- Ramadan 1447 Hijriah membawa perubahan besar dalam hidup seorang remaja bernama Cristian Malau. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun, ia menemukan jalan spiritual yang diyakininya setelah sebelumnya kedua orang tuanya lebih dulu memeluk agama Islam.
Momentum penuh haru itu terjadi menjelang waktu berbuka puasa dalam kegiatan pengajian bulanan dan buka puasa bersama para mualaf binaan Pesantren Mualaf Indonesia (Pemulia) Dompet Dhuafa Riau.
Cristian Malau dengan mantap mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resmi memeluk agama Islam. Prosesi pengikraran syahadat tersebut dibimbing langsung oleh Ustadz Mizan Asnawi, SE., Mec.Dev selaku pembina mualaf di Pemulia Dompet Dhuafa Riau.
“Alhamdulillah sore ini kami dari Pemulia Dompet Dhuafa Riau melaksanakan pengajian bulanan sekaligus buka puasa bersama para mualaf binaan. Dalam kegiatan ini Cristian Malau memantapkan dirinya untuk mengucapkan syahadat dan memeluk agama Islam,” ujar Ustadz Mizan.
Ia menambahkan bahwa proses pengikraran syahadat berlangsung lancar dan penuh khidmat.
“Alhamdulillah pengikraran berjalan lancar. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kehidupannya ke depan, baik untuk kesuksesan di dunia maupun di akhirat,” tambahnya.
Setelah prosesi pengucapan syahadat, kegiatan dilanjutkan dengan kajian menjelang berbuka puasa yang disampaikan oleh Ustadz Dasuki, SH., MH.
Dalam tausiyahnya yang mengangkat tema “Semangat Memuliakan Bulan Ramadan”, Ustadz Dasuki menyampaikan tentang empat golongan manusia yang dirindukan oleh surga.
Empat golongan tersebut antara lain:
Orang yang rajin membaca Al-Qur’an, mentadaburi, serta mengamalkan isi kandungannya.
Orang yang mampu menjaga lisannya dari perkataan yang tidak bermanfaat.
Orang yang gemar memberi makan kepada mereka yang kelaparan.
Orang yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan dengan penuh keikhlasan.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat para peserta kemudian berbuka puasa bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan salat berjamaah serta pembagian bantuan sembako berupa beras kepada para mualaf yang hadir. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Dompet Dhuafa Cabang Pekanbaru, Riau.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan moral bagi para mualaf yang sedang menjalani proses pembelajaran dan penguatan keimanan.